Danau Segara Anak, Gunung Rinjani

Sriwijaya Inflight Magazine Edisi April 2018: Gunung Rinjani, Bersujud di Singgasana Sang Dewi

Danau Segara Anak, Gunung Rinjani
Danau Segara Anak, Gunung Rinjani

Saya berdiri di bawah atap Pos III, menghadap dan menatap nanar Bukit Penyesalan. Begitu pun keempat rekan setim.

Kami sudah melahap separuh perjalanan dari Desa Bawak Nao, titik awal pendakian.

Lanjutkan membaca “Sriwijaya Inflight Magazine Edisi April 2018: Gunung Rinjani, Bersujud di Singgasana Sang Dewi”
Plawangan Sembalun (2.639 mdpl), gigiran punggungan yang datar memanjang. Tempat camp terakhir sebelum puncak Gunung Rinjani.

Halimun Terselak di Plawangan Sembalun

Plawangan Sembalun (2.639 mdpl), gigiran punggungan yang datar memanjang. Tempat camp terakhir sebelum puncak Gunung Rinjani.
Plawangan Sembalun (2.369 mdpl), gigiran punggungan yang datar memanjang. Tempat camp terakhir sebelum puncak Gunung Rinjani.

Waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang lebih sedikit. Sudah 4 jam perjalanan dari Bawak Nao, desa tempat kami memulai trekking. Kami tiba di sebuah pos ekstra berupa gazebo sederhana beratap seng yang serba hijau. Pos peristirahatan di antara Pos II Tengengean dan mendekati Pos III Padabalong.

Lanjutkan membaca “Halimun Terselak di Plawangan Sembalun”