#BloggerWalking: Kepulangan (Bagian 10-Selesai)

Stasiun Pasar Senen, Jakarta

Selasa pagi. Barang-barang saya sudah terkemas satu-persatu. Mengisi ruang kosong yang masih tersisa di dalam tas ransel. Seperti biasa, repacking adalah ritual yang selalu berjalan lambat. Apalagi waktu keberangkatan kereta masih cukup lama.

Tetapi, ini Jakarta. Jarak tak selalu berkorelasi dengan waktu tempuh. Ini ibukota negara. Padat merayap dan macet adalah sarapan sehari-hari. Saya memutuskan berangkat lebih awal persis setelah salat Duhur. Biarlah menunggu agak lama di stasiun nanti. Menikmati suasana sekitar stasiun, itulah dalih saya.

* * *

Pintu kamar kos sudah dikunci. Saya kemudian bergegas menuju pos satpam di Pusdiklat BRI Ragunan itu.

“Permisi Pak, saya mau nitip kunci kamar kosnya Muchlis Setiawan. Bilang saja dari Rifqy,” pesan saya.

“Oke, nanti saya sampaikan.”

Saya sudah berpamitan dengan Muchlis pagi tadi sebelum dia berangkat ke kantor.

Saya kembali menyeberang jalan. Berjalan menuju terminal bus Ragunan. Ingin lebih praktis, saya memilih naik bus Kopaja yang langsung menuju Pasar Senen. Mungkin akan berputar lebih jauh, tetapi saya ingin menikmati Jakarta sebelum pulang. Itulah mengapa saya berangkat lebih awal.

Dalam perjalanan hampir 1,5 jam itu, saya melihat Jakarta. Melihat proyek-proyek besar yang masih berlangsung. Melihat Monas, melihat Istana Negara. Melihat mal, melihat pedagang kaki lima. Masih sama. Ini negeri kaum urban yang lekat dengan kerja keras.

Sampai tanpa sadar, saya adalah penumpang terakhir dan satu-satunya yang turun di Pasar Senen.

Ketoprak dan es teh menjadi santapan siang itu. Bekal sebelum melakukan perjalanan jauh ke timur. Air mineral dan permen mint adalah bekal tambahan yang saya beli. Saya duduk ngemper di depan stasiun. Masih ada satu jam lagi sebelum waktu boarding tiba.

* * *

Saya sudah duduk nyaman di kursi kereta. Duduk bersisian dengan penumpang laki-laki yang akan ke Tulungagung. Ia duduk di sebelah kanan saya. Di hadapan, duet ibu dan anak asyik bercanda. Mereka akan turun di Kediri.

Saya membuka aplikasi Whatsapp, mengirimkan pesan kepada Muhclis. Mu,  aku sudah di dalam kereta. Terima kasih atas semuanya.

Terdengar roda kereta berdecit. Gerbong kereta tersentak perlahan, bergerak meninggalkan stasiun Pasar Senin. Terima kasih Muchlis, Mas Acen, Mbak Donna dan suami, Mas Gio, Deby, Heppy. Terima kasih Mbak Noe, Om Tio, Daffa, Abyan, Om Gol A Gong, Mas Agung, Mas Ihwan. Terima kasih Mas Ari, Mas Cumi, Mbak Dita, Mbak Winny.

Terima kasih, Jakarta dan sekitarnya.

Langit senja semakin gelap kala melintasi Bekasi. Sebelum tidur nanti, saya mengirim pesan ke Mas Kurniawan. Meminta tolong padanya untuk menjemput di stasiun Malang sekitar pukul 9 pagi.

Mas, aku wes “otw” Malang.

Selesai. (*)


Foto sampul:
Stasiun Pasar Senen, Jakarta

15 tanggapan untuk “#BloggerWalking: Kepulangan (Bagian 10-Selesai)”

  1. Kalau main ke Jakarta lagi.
    Main ke Puncak yah., saya disini sampai desember.

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Wah di Bogor mas? Insya Allah deh semoga ada kesempatan 🙂

      Suka

  2. Keren dirimu, Nak.
    Emak bangga sama kamu

    :))

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Ah enggak kok Mbak. Tapi seneng punya Emak banyak :))

      Suka

  3. Semoga di kunjungan berikutnya ke Jakarta, kita bisa ketemu dan jelajah bareng-bareng Mas :hehe. Selamat juga, sudah bisa menyelesaikan kisah perjalanan yang hebat ini, yang sudah membuka mata begitu banyak orang (saya, terutama :haha) tentang makna perjalanan :)).

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Amin, Insya Allah semoga ada waktu dan kesempatan. Masih banyak sebenarnya pertemuan-pertemuan yang harus ditulis mas, karena masing-masing punya cerita tersendiri. Semoga kita sama-sama belajar 🙂

      Suka

  4. Blogger walking yang sangat penuh cerita ya Mas. Jempol untukmu 🙂

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Inggih Bu, dan masih banyak pertemuan-pertemuan lainnya yang sangat ingin saya tulis Bu 🙂

      Suka

  5. sitravellingaddict Avatar
    sitravellingaddict

    wih seru blogwalkingnya….

    mampir-mampirlah ke blog ala-ala gue di http://www.travellingaddict.com

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Syukurlah menyenangkan sekali Mas. Siap meluncur! Terima kasih sudah sudi mampir 🙂

      Suka

  6. Kalo ke Jogja wajib hubungi saya, mas 😀

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Hahaha, insya Allah ya 🙂

      Suka

  7. Nanti kalau ke Aceh, wasap aku ya, Bang. 😀

    Suka

    1. Rifqy Faiza Rahman Avatar
      Rifqy Faiza Rahman

      Hahaha, belum tahu nih kapan ke Aceh Mas. Tapi boleh lah minta nomor hapenya dulu 😀

      Suka

Tinggalkan Balasan ke Rifqy Faiza Rahman Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: